TOREHAN LUKA
Hati yang menangis lara
Pilu yang membalut luka
Awan menutup langit
Gelap, gundah, hilang rasa
Tak ada sinar
Dan sinar itu tak akan kembali
Torehan luka menyayat hati
Pedih peri tak terobati
Kau menjauh, pergi...
Pergi selamanya
Agar luka menjadi kering
hanya jeritan dan tawa bocah penghibur lara
Pengobat nestapa
Dan kini...
Kini air mata kering
Mentari pun bersinar kembali
Menyosngsong masa depan baru
Dengan tumpuan dan harapan baru yang lebih baik
Dengan dunia baru
Imas Saadiyah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar